Salman Momentum




Serius dikit.

Beberapa hari ini bangsa Indonesia sedang di viralkan oleh berita akan kedatangan King Salman dari Arab Saudi beserta delelgasinya yang kece-kece abis. Jadwalnya sih siang ini, 1 Maret 2017 King Salman beserta 1500 delegasinya akan tiba di bandara Halim Perdana Kusuma. Wow ! 1500. Kabarnya, King Salman akan datang juga bersama 10 menterinya dan 24 pangeran. Ini pertaman kalinya sejak 46 tahun yang lalu King Faisal melakukan kunjungan ke Indonesia. Betul-betul masyaAlloh banget. Sebab, nggak hanya itu. Kesan kemewahan tapi tawadhu’ udah terpancar banget dari rombongan ini. Beliau kabarnya akan berinvestasi di Indonesia dengan jumlah yang nggak sedikit. Yakni 334 triliun rupiah. Saya ampe bingung tuh, itu nol nya ada berapa yak? Duit segitu bisa buat ngapain aja. Speechless jadinya. Dibuat beli tas Hermes-nya Syahrini itu dapet berapa yak?


Pesawat sendiri, mobil sendiri, hotel nyewa sendiri. Bayangin itu 3 hotel mewah di sewa semua. Kan keren masyaAlloh. Kemarin sore saya lagi jajan Udon sama kakak saya. Kita sempet tuh kan ngomongin tentang kedatangan King Salman ke Indonesia. Rupanya juga kakak saya dapat undangan juga untuk bertemu dengan King Salman dari asosiasi pengacara Indonesia. Kakak saya bilang,

 “itulah dik, kalau kita taat sama Allah lalu tawadhu’ kemewahan seperti yang di bawa oleh King Salman beserta rombongannya itu berasa berkah. Kedatangan  beliau ini seperti oase di tengah padang pasir. Keadaan umat muslim yang sekarang sedang terpecah belah dan seperti yang di katakan di hadits, bahwa akan tiba masanya kita memegang Islam itu seperti memegang bara api. Seakan dengan kedatangan beliau ini menyatakan bahwa umat Islam itu kuat. Dari segi fisik, harta, serta iman. Tidak ada yang bisa melecehkan umat Islam. Islam ini datang dengan damai di bumi. Adik lihat kan, raja Salman membawa investasi sebegitu banyaknya secara Cuma-Cuma. Tanpa embel-embel. Sampai beliau pun membawa fasilitasnya sendiri. Tidak mau mengambil keuntungan sedikitpun dengan menerima dibayarin akomodasinya, atau minta kebijakan macem-macem. Bahkan karpet jalan pun dia bawa sendiri. Gimana nggak saking nggak pengen ambil keuntungan kan ? beliau taat sekali dengan perintah Alloh yang menyuruh kita untuk tidak mengambil keuntungan kepada orang yang kita tolong. Ikhlas. Sikap beliau itu sangat menunjukan bahwa Islam yang sesungguhnya adalah pembawa damai, tidak dzalim, rahmatan lil alamin… ini betul-betul sikap yang seharusnya ditunjukan oleh seorang muslim dimanapun dan kapanpun. Ketika dihina, ketika di dzalimi. Kita harus menunjukan itu dengan kebersatuan dan bijak dalam menyikapi. Tidak gampang tersulut. Elegan.”

 Kunjungan ini bisa bermakna macam-macam bagi sebagian orang. Apalagi yang berkaitan dengan politik. Dikaitkan dengan inilah, itulah. Tapi diatas itu semua, kedatangan raja Salman ke Indonesia memberi pertanda yang baik untuk nama besar umat Islam di seluruh dunia. Dengan contoh perbuatan yang nyata. Beliau mengisyaratkan dengan tindakannya bahwa, Islam mengajarkan kita untuk senantiasa berbuat kebaikan dengan ikhlas dan konkrit, tidak suka pamer, menjadi manusia yang berkepribadian luhur, taat kepada Rabb-nya, serta membawa kedamaian, Rahmatan lil ‘alamin


Sedikit kutipan ayat.


orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. dan Allah Sebaik-baik pembalas tipu daya. (Ali-Imran : 54)







No comments:

Post a Comment